Wonosari (Kankemenag Gunungkidul) – Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Gunungkidul Tahun 2025 resmi dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul H. Mukotip S.Ag M.Pd.I di MAN 1 Gunungkidul, Senin (9/9/2025).
OMI 2025 mengusung tema “Islam dan Teknologi Digital: Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju yang Berdaya Saing Global”.
Mukotip menerangkan, OMI bertujuan untuk meningkatkan inovasi, kreasi, pola berpikir kritis dan analitis, memperteguh akhlak mulia, berwawasan kebangsaan, cerdas, sehat, disiplin serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
Selain itu, OMI juga bertujuan mengembangkan potensi peserta didik, membangun budaya riset, meningkatkan kualitas pendidikan madrasah, dan menghasilkan talenta muda berprestasi.
“OMI juga menjadi wadah penting untuk memperkenalkan madrasah kepada masyarakat luas sebagai lembaga pendidikan yang tidak kalah unggul dari sekolah umum dalam hal prestasi akademik,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H. Supriyanto S.Ag MSI selaku Komite OMI Kabupaten menyampaikan pelaksanaan OMI 2025 dilaksanakan dari tingkat satuan pendidikan, kabupaten, provinsi hingga nasional.
“Ada 534 pendaftar dengan rincian 269 pendaftar jenjang MI/ SD, 151 pendaftar jenjang MTs/ SMP dan 114 pendaftar jenjang MA/ SMA,” tuturnya.
Adapun mata pelajaran yang diujikan, untuk jenjang MI/ SD adalah Matematika Terintegrasi dan IPAS Terintegrasi. Jenjang MTs/ SMP yaitu Matematika Terintegrasi, IPA Terintegrasi dan IPS Terintegrasi. Sedangkan jenjang MA/ SMA yaitu Matematika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi dan Geografi Terintegrasi.
"OMI dilaksanakan 9-12 September 2025 dengan lima titik lokasi, yaitu MAN 1 Gunungkidul, MTsN 1 Gunungkidul, MTsN 3 Gunungkidul, MTsN 4 Gunungkidul dan MTsN 8 Gunungkidul," kata Supriyanto.
Penulis : Andi Eko
Editor : Putri HS