Wonosari (Kemenag Gunungkidul) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni, MA., membuka kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan Best Practice bagi Kepala Madrasah yang diadakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (K2MI) Kabupaten Gunungkidul, Kamis (27/1/2022).
Bertempat di Aula Gedung PLHUT Kemenag Gunungkidul kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Gunungkidul, H. Supriyanto, S.Ag., MSI., serta 81 Kepala Madrasah Ibtidaiyah negeri dan swasta se-Kabupaten Gunungkidul.
Dalam arahannya Sa’ban memberikan apresiasi atas diadakannya bimtek penulisan best practice ini. “Dari kegiatan hari ini ditargetkan semua kepala madrasah harus produktif, harus bisa menulis, kemudian dijadikan sebuah buku,” tuturnya.
Pada kesempatan ini Sa’ban juga memperkenalkan tagline atau jargon baru dari Kemenag Gunungkidul, yakni SUMRINGAH, akronim dari SU= Senyum, M= Moderat, R= Religius, I= Integritas, NG= Ngayomi, A=Akuntabel, dan H=Harmonis. “Jadi itu SUMRINGAH, kita jadikan sebagai tagline dalam rangka kita menargetkan tahun ini Kemenag Gunungkidul WBK, ini menjadi semangat bersama karena MI ini satkernya ada di bawah Kemenag sehingga ini sangat terkait,” imbuhnya.
Menutup arahannya Sa’ban berharap dari madrasah akan muncul prestasi-prestasi yang dapat membawa citra bagi Kemenag Gunungkidul, baik dari madrasa negeri ataupun madrasah swasta. (sna)
Penulis : Siti Nurafrianti
Editor : Andi Eko