Rongkop (Kemenag Gunungkidul) – Pendidikan nasional bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Drs. H. Sa’ban Nuroni MA pada Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) MTsN 9 Gunungkidul yang diselenggarakan di madrasah setempat, Rabu (24/5/2023).
Sa’ban menjelaskan bahwa dirinya telah merekomendasikan MTsN 9 Gunungkidul di tahun pelajaran 2023/2024 untuk menerapkan Kurikulum Merdeka.
“Saya berharap bimtek ini betul-betul panjenengan ikuti agar peserta didik kita dapat diarahkan sesuai dengan tujuan dari kurikulum merdeka,” ungkapnya.
Selain itu, Sa’ban berharap lima nilai budaya kerja Kementerian Agama dapat dijadikan semangat dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.
“Ini kita jadikan pondasi untuk melaksanakan Kurikulum Merdeka. InsyaAllah jariyah bagi kita semua kalau kita mampu melaksanakan Kurikulum Merdeka, sehingga peserta didik kita menjadi peserta didik yang mempunyai potensi yang maksimal dalam hidupnya, nantinya menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya dan kita akan mendapatkan kiriman pahala,” katanya.
Sebelumnya, Kepala MTsN 9 Gunungkidul Drs. Iskak Rusmadi menyampaikan bahwa bimtek ini diselenggarakan selama dua hari, yaitu Rabu-Kamis (24-25/5/2023). Hadir Kepala Tata Usaha Suyudi S.Pd beserta guru dan tenaga kependidikan MTsN 9 Gunungkidul. (and)
Penulis : Andi Eko
Editor : Siti Nurafrianti