Wonosari (Kankemenag Gunungkidul) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul bersama perwakilan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Kemenag RI dan Kanwil Kemenag DIY melaunching Kampus Wakafpreneur pada Stadium General yang diadakan Sekolah Tinggi Agama Islam Yogyakarta (STAIYO) di lingkungan kampus setempat, Selasa (17/9/2024) siang.
Kepala Kankemenag Gunungkidul Drs. H. Sa’ban Nuroni MA menginformasikan bahwa pada 16 Juli 2024 Kabupaten Gunungkidul telah ditetapkan oleh Menteri Agama sebagai Kota Wakaf bersama enam kabupaten/ kota lainnya.
“Kenapa Gunungkidul ditetapkan sebagai kota wakaf, karena Gunungkidul dinilai telah berhasil menggerakkan masyarakat untuk mau berwakaf,” tutur Sa’ban.
Lebih lanjut Sa’ban menjelaskan, wakaf uang di Gunungkidul telah dimulai sejak tahun 2020 bermula di KUA Rongkop yang diberi nama PAS WAKTUNe (Pasangan Anyar Sadar Wakaf Tunai) kemudian mendapatkan bimbingan dari Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia (YEWI) sehingga berkembang menjadi Pojok Wakaf Uang Digital (PWUD).
Sa’ban juga mengucapkan terima kasih kepada STAI Yogyakarta yang menjadi kamus wakafpreneur pertama di Indonesia.
Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Kemenag RI yang diwakili oleh Achmad Soleh S.Pd.I MM menjelaskan kampus wakafpreneur adalah bagian dari kota wakaf untuk mendukung agar program kota wakaf di Gunungkidul dapat berjalan dengan baik dan semaksimal mungkin.
“Mengawali dari Gunungkidul program wakaf uang ini, maka kampus wakafpreneur akan berjalan dengan baik,” tandasnya.
Launching kampus wakafpreneur dilakukan secara simbolis dengan pemotongan pita oleh Kepala Kanwil Kemenag DIY yang diwakili oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam H. Mukotip S.Ag M.Pd.I dan Kepala Kankemenag Gunungkidul disaksikan oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Kemenag RI.
Turut hadir Perwakilan Bank Indonesia DIY, Ketua Badan Wakaf Indoensia (BWI) DIY, Ketua BWI Wilayah Gunungkidul, LKS PWU BPRS Mitra Amala Mulia, LKS PWU BTN Syariah, LKS PWU Permata Bank Syariah, Ketua Nazir Yayasan Hasanah Jariyah Indonesia, Direktur Duta Wakaf Institute, Direktur Biro konsultan dan Perencana Wakaf Indonesia, Direktur Hanasah Jariyah Aplikanusa, Ketua STAI Yogyakarta dan jajarannya serta mahasiswa STAI Yogyakarta. (sna)
Penulis : Siti Nurafrianti
Editor : Andi Eko