Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) — MIN 1 Gunungkidul secara konsisten melaksanakan kegiatan pembiasaan pagi yang memadukan nilai-nilai religius dan semangat nasionalisme bagi seluruh siswa dan dewan guru. Kegiatan rutin ini bertujuan untuk membangun karakter siswa yang berakhlak mulia sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air dan almamater.
Kepala MIN 1 Gunungkidul, Risdiyanto menyatakan bahwa pembiasaan ini merupakan fondasi penting dalam pendidikan siswa. "Dengan rutin melaksanakan kegiatan ini, kami berharap siswa memiliki fondasi spiritual yang kuat, beretika baik, dan bangga menjadi bagian dari madrasah dan bangsa ini," ujarnya.
Kegiatan pembiasaan pagi diawali dengan sesi spiritual, yaitu membaca surat-surat pilihan dari Al Quran. Setelahnya, seluruh siswa dan guru bersama-sama melantunkan Asmaul Husna (nama-nama indah Allah).
Pembacaan Asmaul Husna tersebut dipimpin oleh Mohamad Akyas. Pihak madrasah meyakini bahwa membiasakan diri membaca Asmaul Husna memiliki banyak keutamaan, di antaranya adalah dapat mendekatkan diri kepada Allah, menjadikan hati lebih tenang, mempermudah memperoleh surga, doanya insya Allah diijabah, serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa.
Setelah sesi religius, semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap almamater ditumbuhkan dengan menyanyikan lagu Mars dan Himne MIN 1 Gunungkidul. Nyanyian ini diharapkan dapat membangkitkan motivasi siswa untuk belajar dan berprestasi, sekaligus memperkuat rasa bangga mereka sebagai bagian dari keluarga besar MIN 1 Gunungkidul.
Pembiasaan positif ini diharapkan menjadi rutinitas yang membentuk mental dan spiritual siswa, mempersiapkan mereka tidak hanya dalam hal akademik, tetapi juga sebagai pribadi yang berkarakter dan berakhlak mulia. (risdiy)
Penulis : MIN Ngawen/MIN 1
Editor : Putri HS