Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) — Salah satu keterampilan yang harus dibekali kepada peserta didik jenjang Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah saat ini adalah kemampuan berpikir kritis. Keterampilan ini diharapkan menjadi bekal dalam menghadapi dunia digital yang setiap hari mereka temui. Dunia digital ibarat sebuah pasar yang didalamnya terdapat berbagai macam penjual, barang dagangan serta pembeli lain. Sehingga diperlukan pembekalan kepada siswa khususnya ditingkat dasar, untuk memiliki kemampuan berpikir kritis agar dapat diterapkan dalam kehidupan digital mereka.
Dalam rangka membekali keterampilan berpikir kritis pada peserta didik, JaWAra Internet Sehat Daerah Istimewa Yogyakarta (MIN 1 Gunungkidul) bekerja sama dengan MIN 11 Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan MI Geka Kapital #2 (Madrasah Ibtidaiyah Cakap Digital yang kedua). Pada sesi pertama kegiatan yang diikuti oleh sebanyak 39 siswa, berdiskusi tentang berperilaku aman dan tidak aman di dunia digital. Diskusi membahas kehidupan sehari hari dengan membedakan perilaku apa saja yang bermanfaat dan aktivitas yang dapat membahayakan diri atau orang lain.
Semua perilaku aman dan tidak aman di dunia nyata juga berlaku di dunia digital. Begitupun etika berbudaya dalam dunia maya yang sesuai dengan Pancasila seperti menghormati / menghargai pendapat orang lain, berkata baik dan sopan serta mampu membagi waktu dengan baik. Seusai berdiskusi, siswa dipandu oleh Sry Oryza, S.Pd., Guru kelas 6 MIN 11 Gunungkidul, melakukan praktik Papan Literasi Digital. Terdapat dua papan yaitu aman dan tidak aman. Siswa mengambil satu sticky notes, kemudian menentukan apakah perilaku yang tercetak disitu merupakan perilaku aman atau tidak aman. Setelah itu, siswa menempelkan pada papan literasi digital yang sesuai.
Gendis Wulandari, salah satu siswa peserta kegiatan MI Geka Kapital mengungkapkan keseruan acara yang diikuti. “Asik sekali acaranya, kami belajar tentang apa yang aman dan tidak aman untuk dilakukan di dunia digital dengan papan literasi digital. Setelah itu kami juga bermain games dengan Kahoot!” ujarnya. Rencananya, rangkaian kegiatan MI Geka Kapital akan dilanjutkan di MIN 3 dan MIN 9 Gunungkidul. (fkn/orz)
Penulis : MIN Ngawen/MIN 1
Editor : Siti Nurafrianti