Patuk (MIN 7 Gunungkidul) -- Proses pembelajaran yang melibatkan emosi/perasaan peserta didik tentu akan mempermudah terjadinya transfer knowlegde. Hari ini siswa kelas VI MIN 7 Gunungkidul dengan gembira belajar pratik membuat patung. “Ternyata mudah dan cepat ya, asik banget aku buat patung mobile legend”, celetuk Guntur, salah satu siswa yang dengan antusiasme tinggi belajar praktik membuat patung.
Pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) memang menjadi salah satu mata pelajaran yang menarik bagi siswa. Kali ini belajar membuat patung dengan teknik pengecoran adalah materi yang sedang dipelajari dikelas oleh siswa kelas VI. Teknik tersebut dirasa lebih sederhana dan mudah di praktikan. Menggunakan master modeling berbahan spoonati untuk membuat cetakanya kemudian tinggal menuangkan / mengecor dengan cairan gipsum sebelum diberi pewarna setelah gipsum benar-benar kering dan dikeluarkan dari cetakan.
“Seluruh anak pasti antusias ketika pelajaran praktik langsung seperti ini, terlebih dengan prakarya. Membuat anak lebih kreatif serta menambah skills”, tutur Muh. Widodo, M.Pd.I selaku wali kelas.
Pembelajaran membuat patung dengan teknik pengecoran tidak memakan waktu lama. Peserta didik dengan mudah memahami konsep pembuatan karya patung tersebut. (ph)
Penulis : MIN Patuk/MIN 7
Editor : Siti Nurafrianti