ASN Kemenag Gunungkidul Turut Serta Dalam Giat #PrayFromHome

  Minggu, 11 Juli 2021    Bacakan Berita     270 
Foto ASN Kemenag Gunungkidul Turut Serta Dalam Giat #PrayFromHome

Gunungkidul (Kankemenag) – ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul turut serta dalam kegiatan #PrayFromHome: Dari Rumah untuk Indonesia, yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada Minggu (11/7/2021) siang. Kegiatan ini disiarkan langsung di saluran Media Sosial Kemenag (Youtube, Twitter, Instagram dan Facebook), TVRI, RRI, serta televisi dan radio swasta.

Hadir pada kegiatan ini melalui virtual, Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, serta para Pimpinan Lembaga Negara, Menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI, Kepala Kepolisian, para Gubernur, Bupati, Walikota dan para Tokoh Agama.

Pembacaan doa disampaikan enam pemimpin tokoh agama, yakni Prof Dr. KH Quraish Shihab (Islam), Pendeta Lipius Biniluk (Kristen Protestan), Kardinal Suharyo (Katolik), I Nengah Dana (Hindu), Bhante Pannyavaro (Buddha), dan Xs. Budi Tanuwibawa (Konghucu).

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan terima kasih kepada ormas-ormas keagamaan, relawan sosial yang telah membantu meringankan beban masyarakat. “Kerja keras pemerintah mengatasi persoalan wabah Covid-19 ini tidak mungkin berhasil tanpa dukungan dan kesadaran serta partisipasi masyarakat. Dalam menghadapi situasi sulit ini, selain ikhtiar dengan berbagai usaha lahiriyah, kita juga wajib melakukan ikhtiar memanjatkan doa, memohon pertolongan Allah SWT agar beban kita diringankan, agar rakyat bangsa dan negara juga dunia segera terbebas dari pandemi,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan bahwa kemarin, Sabtu (10/7/2021) tepat pada pukul 10.07 WIB telah dilaksanakan Hening Cipta Indonesia untuk mengenang dan mendoakan para Tenaga Kesehatan, Pemuka Agama, Guru, Dosen, Pegawai Negeri dan Karyawan, Pejabat Publik, TNI, Polri, Aktivis Kemanusiaan, Pemuda dan warga masyarakat, orang-orang yang tercinta yang telah wafat karena pandemi Covid-19. 

“Di tengah pandemi Covid-19 ini kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa berdoa, sesuai agama dan keyakinan masing-masing agar Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa memberi rahmat ampunan dan perlindungannya kepada bangsa Indonesia dan seluruh umat manusia,” harapnya.

Lebih lanjut Menteri Agama juga menjelaskan, dalam agama diajarkan bahwa doa adalah senjata orang yang beriman. “Doa adalah penenang jiwa, dan doa merupakan penumbuh optimisme di dalam kehidupan. Semoga kejadian luar biasa Covid-19 ini disegerakan berakhirnya. Sebagai orang yang beriman, kita yakin bahwa hanya Allah SWT, hanya Tuhan Yang Maha Pencipta yang bisa menolong dan menyelamatkan kita semua,” ungkap Menag.

Sementara itu, mengutip pernyataan Presiden, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni, MA., mengatakan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendirian dalam menyelesaikan masalah pandemi Covid-19 ini. “Semua pihak harus berkolaborasi, bekerja sama, saling tolong menolong, bergotong royong untuk mengatasi ujian yang berat ini,” ujarnya. (sna)

Penulis : Siti Nurafrianti

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul