Gunungkidul (Kankemenag) – Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Kasi Bimas Islam, Supriyanto berharap, Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi penghulu yang profesional, integritas, dan amanah dalam rangka mengawal marwah keluarga sakinah. Hal ini disampaikannya saat membuka Seminar Kepenghuluan terkait Konseling Pranikah dan Pembangunan Ketahanan Keluarga yang digelar di BMT Dana Insani, Selasa (6/4/2021).
Supriyanto menjelaskan, salah satu fungsi penghulu adalah memberikan konseling kepada calon pengantin. Hal ini bertujuan agar calon pengantin memahami tujuan menikah, memahami perbedaan antara keluarga satu dengan yang lain, mampu menyelesaikan konflik rumah tangga dan mampu mengelola ekonomi.
Supriyanto berharap ada output yang dihasilkan dari seminar ini. “Saya harap ada satu temuan baru dari hasil seminar ini dalam bentuk buku atau sejenisnya, dan itu bisa dijadikan pedoman dalam hidup berumah tangga, khususnya di Kabupaten Gunungkidul,” katanya.
Sebelumnya, Ketua APRI Gunungkidul, Nuryanto Ruaidi menuturkan, kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama, Seminar Kepenghuluan terkait Konseling Pranikah dan Pembangunan Ketahanan Keluarga dengan narasumber Nadhif, Muhsin Kalida, Asrofi dan Abdullah Mahfudz Tsani. Sesi kedua, Kajian Kritis Petunjuk Teknis Pelaksanaan Tugas Penghulu oleh Kasi Kepenghuluan dan Fasilitasi Bina Keluarga Sakinah, Ghojali. (and)
Penulis : Andi Eko
Editor : Andi Eko