Wonosari (Kemenag Gunungkidul) - Menutup rangkaian pekerjaan dalam seminggu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul mengadakan apel sore yang dilaksanakan pada Jumat (17/5/2024) di halaman kantor setempat.
Bertindak sebagai pembina apel, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren H. Harsono S.Ag MSI dengan petugas dari Penyelenggara Zakat dan Wakaf.
Dalam kesempatan ini, Harsono menyampaikan tentang self management skills. Menurut Harsono, setiap orang, baik secara pribadi maupun organisasi perlu memiliki keahlian ini, yakni keahlian manajemen diri, yang memiliki beberapa aspek.
Pertama, Manajemen Waktu, yaitu dimaksudkan agar mampu memperhitungkan waktu, menggunakan dengan sebaik-baiknya, serta memilih prioritas mana yang lebih dulu diperhatikan. Selanjutnya memilah untuk meninggalkan sesuatu yang kurang penting.
Kedua, Manajemen Motivasi Diri, yaitu mampu membangun dan memotivasi diri agar betul-betul menjadi ASN yang inovatif dan produktif. “Kita harus menjaga stamina, harapan, cita-cita dan dorongan agar dalam bekerja ada motivasi yang memompa kita untuk dapat lebih baik, produktif dan bermanfaat,” ungkapnya.
Ketiga, Manajemen Stres. “Kalau kita tidak pintar, maka bisa jadi stres. Seseorang pada dasarnya sudah memiliki gejala stres, namun tidak sadar bahwa dirinya sedang dalam fase gelaja stres itu,” katanya.
Selanjutnya, Harsono mengajak kepada ASN Kemenag Gunungkidul untuk bekerja dengan baik. “Yuk kita bekerja di Kemenag dengan bahagia, kita laksanakan pekerjaan dengan riang gembira dan menyenangkan. Tujuannya adalah untuk mengelola manajemen stress,” ajaknya.
Terakhir, Manajemen Kesehatan, yaitu mampu mengetahui hal-hal yang menyebabkan fisik terganggu. “Kita kelola agar dalam kehidupan kita betul-betul tertata, terkondisikan, dan teratasi kesehatannya, sehingga mampu menampilkan diri sebagai ASN yang BerAKHLAK,” pungkasnya.
Penulis : Putri HS
Editor : Andi Eko