Tepus (MIN 6 Gunungkidul) -- Para siswa MIN 6 Gunungkidul berkumpul dengan penuh semangat di halaman Madrasah untuk mengikuti upacara bendera hari Senin (26/2/2024). Para petugas upacara yakni kelas 3B nampak antusias untuk dapat segera melaksanakan tugasnya. Upacara bendera dimulai tepat pukul 07.00 WIB dan berlangsung dengan khidmat.
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Endarti, S.Pd.I., menyampaikan amanat dan pesan kepada para siswa MIN 6 Gunungkidul. Sebelum memulai amanatnya terlebih dahulu Endarti memberikan apresiasi kepada para petugas upacara, kelas 3B, yang telah melaksanakan tugas mereka dengan baik. “Keberhasilan upacara ini tidak terlepas dari kerja keras dan dedikasi mereka," ungkapnya.
Setelah memberikan penghargaan kepada petugas upacara, Endarti memulai amanatnya yang membangkitkan semangat dan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai kebajikan serta kesehatan lingkungan. Endarti menyoroti beberapa hal yang dianggap sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan sehat. "Pertama-tama, saya ingin mengingatkan kepada anak-anak semuanya tentang pentingnya menjaga salat lima waktu. Salat bukan hanya kewajiban, tapi juga merupakan bentuk komunikasi langsung kita dengan Sang Pencipta. Dengan menjaga salat, kita memperkuat hubungan spiritual kita dan memperoleh ketenangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari," ujar Endarti dengan penuh kehangatan.
Selanjutnya, Endarti menyampaikan pesan tentang pentingnya menghormati orang tua dan guru. "Orang tua dan guru adalah pilar utama dalam pembentukan karakter dan kepribadian kita. Kita harus selalu menghormati mereka, mendengarkan nasihat mereka, dan belajar dari pengalaman mereka. Itulah yang akan membawa kita menuju kesuksesan sejati," lanjutnya.
Tidak hanya itu, Endarti juga menekankan pentingnya menyayangi teman. "Persahabatan adalah anugerah yang harus dijaga. Mari kita saling mendukung, menghargai perbedaan, dan selalu ada satu sama lain di saat suka maupun duka. Dengan menyayangi teman, kita membangun hubungan yang kuat dan harmonis dalam kebersamaan," tambahnya.
Terakhir, namun tidak kalah penting, Endarti menyinggung tentang kebersihan lingkungan untuk mencegah penyakit demam berdarah. "Kesehatan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita jaga kebersihan lingkungan, mulai dari lingkungan sekolah hingga lingkungan tempat tinggal kita masing-masing. Dengan lingkungan yang bersih, kita dapat mencegah penyebaran penyakit seperti demam berdarah yang dapat mengancam kesehatan kita semua," pungkasnya dengan tegas.
Dengan amanat yang penuh makna dan menginspirasi tersebut, para siswa MIN 6 Gunungkidul diberi kesempatan untuk merenungkan dan mengamalkan nilai-nilai kebajikan tersebut dalam kehidupan sehari-hari mereka. Amanat tersebut tidak hanya menjadi semangat bagi mereka di masa kini, tetapi juga menjadi landasan yang kokoh bagi generasi yang akan datang. (End)
Penulis : Min Tepus/MIN 6
Editor : Siti Nurafrianti